Terima kasih atas semuanya yg telah aku rasakan …

Yg buat aku bahagia, buat aku merasa terhormat dan tersanjung sebagai wanita, adalah cinta tulus yg kamu berikan. Ketulusan itu yg akhirnya buat aku takluk dan bisa mengalahan egoku. Bahkan buat aku bertekuk lutut dan mengemis minta supaya kamu mau menerima aku lagi. Mungkin inilah perasaan terindah yg belum pernah kurasakan, dan kamu lah yg membuat aku merasakan perasaan itu. Aku jadi tahu knp kamu ga pernah mau melepas aku dan mati-matian mempertahankan aku. Karena perasaan itu datang hanya sekali, dan its worth to fighting for …

Makasih udah memberikan kesempatan aku buat merasakan perasaan tersebut. You are my precious … you always will … meskipun kamu bukan milikku … dan ga akan pernah jadi milikku …

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Udah saatnya aku lepasin topeng sentimentil ini … masa dua minggu jadi makhluk melankolis ga cukup … udah-udah, sekarang bukan saatnya ber-pusing-pusing ria …

udah berapa hari ya, aku tinggalkan hidup ini ?? … sekarang saatnya kembali ke kehidupan … kembali menikmati indahnya karunia Tuhan yg bernama “kehidupan” …

NO MORE pusing in da house …. IT’S JOERIG TIME !