James Douglas Morrison by Marilyn Manson

Jim Morrison mengungkapkannya dengan baik : “All the children are insane”, dan dia serius dengan ucapannya itu, sama seriusnya dengan saya. Kami adalah anak-anak yg muak dan bosan dengan apa yg dianggap “waras”. Saat Jim bergumam “Rock & Roll is dead” dan “Hitler is alive … I slept with her last night”, dia sudah tahu apa yg membuat kita tersedak sekarang. Anda tidak bisa mengubah dunia, dan seandainya mencob, anda malah menghancurkannya. Kami mencintai semua hal sampai mati. Sewaktu SMA, saya disuruh membaca biografi Jim Morrison, No One Here Gets Out Alive. Semua yg saya minati sekarang berawal dari buku itu. Itu membuat saya ingin jadi penulis, dan mulai dengan puisi dan cerita pendek. Saya merasa bahwa “Moonlight Drive” -terutama saat didengar dengan “Horse Latitudes”– seram dan mistis secara eksotis, seperti Ted Bundy membacakan Happy Days. Saya membca puisi di depan kelas sastra inggris, dan rasa kekaguman yg saya dapat pada saat itu tetap bertahan sampai sekarang. Kata-kata seperti mute nostril agony dan carefully refined and sealed over membuat mata saya perih.

Saya rasa The Doors masih relevan di masa kini, karena memang dulu mereka kurang pas. Tidak ada pemain bass-nya. Musiknya seringkali tidak berhubungan dengan kata-kata Morrison. Keyboard menyatukan semuanya. Banyak band yg bisa tetap konser walaupun jari pemain keyboard-nya patah. Lain halnya dengan The Doors. Permainan gitar Robby Krieger sangat aneh jika dibandingkan dengan Jimmy Page atau Keith Richards. Namun semua itu bergabung menjadi sesuatu yg unik dan menaraik perhatian.

Suara Morrison bagaikan kolam indah yg bisa menenggelamkan siapapun. Ada sesuatu yg misterius pada dirinya yg akan selalu memikat orang. Saya selalu menganggap The Doors sebagai band punk pertama, dibanding The Stooges atau The Ramones. Mereka memang tidak terdengar seperti punk, tapi Morrison mengalahkan semua yg lain dalam hal memberontak dan mengabaikan peraturan orang lain. Ada banyak band yg ingin terdengar seperti The Doors yg disaring melalui grunge, neo-grunge atau apapun-lah. Tapi itu semua ide yg ditempel pada ide lain, meniru tiruan yg memudar.

:::::::::: dimutilasi dengan semena-mena dari majalah Rolling Stones, edisi I, hal 41

wisewords hari ini :

Kalau anda ingin menjadi “seseorang”, jangan pernah meniru orang lain … Anda harus mencari tempat sendiri di dunia ini …