Jangan Ceroboh ! …

Suatu hari saya mengumpulkan dua belas macam buku tafsir, setelah itu saya bertekad untuk membaca satu ayat setiap harinya. Saya mulai dari kitab tafsir yg pertama sampai selesai, kemudian kitab yg kedua, ketiga sampai akhirnya semua tafsir selesai saya baca. Setelah itu saya tanyakan kepada diri saya sendiri : apa yg melekat di otak saya ? … Ternyata tidak ada yg melekat selain makna-makna kata yg sebelumnya tidak saya mengerti. Perasaan bosan dan jenuh pun menghinggapi diri saya, yg penyebabnya adalah cara membaca kitab-kitab tafsir tersebut salah, tidak teratur dan tidak sistematis. Saya membaca kitab-kitab tersebut dengan ingin segera dapat menyelesaikan semuanya.

Apakah anda menginginkan sesuatu yg berguna dengan cara yg tenang ? … Jawabannya, jangan menyibukkan diri dengan banyaknya referensi dan pustaka, membuyarkan konsentrasi otak, dan membuat hati menjadi letih. Tapi buatlah rencana secara berkesinambungan, yg tidak menciptakan rasa terburu-buru dan bosan, dan yg mendorong untuk tetap berbuat dan berkelanjutan, walaupun mungkin hasilnya tidak banyak. Sebab keberlanjutan untuk melakukan yg sedikit merupakan dasar yg besar. Rasulullah sendiri sangat tenang terhadap pekerjaan yg dilakukan secara berlanjut walaupun hanya sedikit demi sedikit.

:::::::::: La Tahzan, hal 506 ::::::::::