::::::::::::::::::::::::::::: mode ruwet : ON :::::::::::::::::::::::::::::
Aku berkesempatan melakukan sebuah perbincangan yg sangat menarik dengan oom raib … dalam perbincangan singkat tersebut, kita membicarakan sesuatu mengenai islam, indonesia, utusan Tuhan dan Soeharto … Yup … Soeharto …Dan atas seijin oom raib, isi perbincangan kami tersebut aku kupipes-edit dikit terus publish di sini …
- raja iblis: gimana kalo aq posting soal … “Mengembalikan Kejayaan Soeharto” habis manis sepah dibuang ?
- joerig: tumben online
- joerig: eh topik menarik tuh
- raja iblis: ada cerita .. true story … mengapa soeharto bisa berjaya lebih dari 30 tahun
- joerig: mana mana
- raja iblis: lagi disusun … sehingga tidak membuat salah paham bagi yg membacanya !
- joerig: can’t hardly wait
- raja iblis: be patient … katanya sich disayang ma tuhan .. ntah tuhan yg mana …
- raja iblis: eee .. kamu tahu mengapa ada nabi dan rasul ?
- joerig: hah ? … siapa yg disayang tuhan ?
- joerig: nabi? … ngga
- raja iblis: karena pada dasarnya manusia itu tak mampu berhubungan langsung kepada tuhannya … sebab itu… mereka butuh “penyampai” dari kaumnya …
- joerig: hmmm … nice point of view …
- raja iblis: karena itu .. pada setiap masa, tuhan selalu mengirimkan “wakilnya” sebagai penghubung …
- joerig: setiap masa ? …
- raja iblis: yup …
- joerig: kalo setiap masa … berarti ga akan ada penutupnya
- raja iblis: selalu ada utusan tuhan .. pada setiap masa …
- raja iblis: ya … bener … sebab itu .. selagi masih ada manusia yg semata memuji kebesaran tuhannya, maka azab pun tertunda …
- joerig: berarti Muhammad ngga cocok dong disebut penutup
- raja iblis: kalo nabi … jelas sudah berakhir … dan muhammad adalah penutup para nabi … namun utusan .. selalu ada setiap masa …
- raja iblis: utusan adalah pengikut nabi dan penerus pekerjaan muhammad .. dan utusan akan selalu ada pada setiap masanya …. hingga manusia lalai .. maka allah akan bumi hanguskan semuanya … lalu allah akan hamparkan kembali bumi yg baru …
- joerig: ic ic …. utusan pada masa ini berarti ada ya
- raja iblis: yup … era milenium .. dan utusan nya pun milenium ..
- joerig: utusan itu “one man show” atau ngga ?
- raja iblis: tak ada yg bisa one man show … setiap ada utusan pasti ada sahabat .. dan soeharto termasuk salah satu sahabat ..
- joerig: maksudku utusan itu satu orang atau ada beberapa … kaya wali songo gitu
- raja iblis: oo .. gak … utusan selalu satu .. pada setiap masanya .. karena dia adalah pengambil keputusan di dunia … namun utusa selalu punya sahabat …
- joerig: utusan tersebut skrg ada dimana ?
- raja iblis: di indonesia … soeharto termasuk salah satu sahabat …
- joerig: ah … betapa beruntungnya indonesia
- raja iblis: ya … namun, sejak jatuhnya soeharto … manusia indonesia kurang syukur … hingga terlihat beberapa kejadian yg mengikutinya …
- joerig: terus sahabat yg laen masa diem aja
- raja iblis: dan saat ini .. sang utusan sudah beralih … setelah hampir 10 tahun sejak kejatuhan soeharto … sang penerus akan memulai tugasnya … coba perhatikan .. berapa waktu yg dibutuhkan muhammad sejak beliau “mendekam” di gua hira ? 10 tahun …
- joerig: masih di indonesia?
- raja iblis: maka di 2008 … pekerjaan sang penerus akan dimulai ..
- raja iblis: yup
- joerig: knp indonesia ?
- raja iblis: seperti di jazirah arab …manusia nya penuh dengan kejahilan .. saling curiga .. pendendam .. hasad .. iri .. dan dengki …
- joerig: menurutku tanah arab jauh lebih jahil daripada indonesia … dari dulu sampe sekarang
- raja iblis: itu menurut anda … tapi tidak menurut tuhan …
- joerig: ah .. iya … aku lupa … menurut tuhan …
- joerig: boleh tahu knp dulu semua nabi dan rasul ngga diturunkan di indonesia ?
- raja iblis: ntah .. lagi pula .. untuk apa perlu tahu hal begitu … tidak membawa manfaat .. sama seperti dulu … manusia jahil bertanya soal sapi … seperti apa sapi itu .. apa warnanya jantan apa betina… selalu saja berdalih .. padahal tidak signifikan ..
- joerig: aku cuma pengen tahu knp indonesia lebih penting dari tanah arab …
- raja iblis: sebetulnya … bukan soal siapa atau apa yg penting …
- raja iblis: tapi … maukah mereka mengikuti perintah sang utusan .. itu saja koq .. dan itu soal keyakinan .. dan itu soal iman
- joerig: hmmm … apakah utusan tersebut akan membawa revelation dengan bumbu rasisme seperti yg dilakukan oleh sebagian besar kaum relijius indonesia ?
- raja iblis: muhammad bukan seorang rasis … begitu juga sang penerus …
- joerig: seperti yg anda bilang tadi … kita membicarakan skrg bukan sejarah
- raja iblis: sudah dijawab …
- joerig: well … lets hope so
- raja iblis: kalo sampe terjadi ekslusifitas relijius .. maka bisa dipastikan bahwa itu bukan sang pnerus …
- raja iblis: islam adalah rahmattan lil alamin … artinya membawa manfaat bagi seluruh semesta … tidak membuat keonaran dan kerusakan di muka bumi …
- raja iblis: dan itu yg pernah dilakoni soeharto …beliau berhasil menjaga stabilitas keamanan, ekonomi, sosial budaya, politik …karena pada saat itu, dia mendapat backup penuh dari sang utusan …hingga sang utusan berpulang ….
- joerig: kalo dilihat apa yg terjadi skrg … islam sepertinya lebih merusak daripada agama yg lain … seakan-akan diantara umat saling mencela
- joerig: I’m a moslem … and I’m proud of it …. but sometimes its makes me feel awfull
- raja iblis: saat ini … SBY sedang berusaha menemukan sang utusan … dia sudah mengirimkan beberapa orang untuk menemukan jejak sang utusan … dan … salah satu dari orang tersebut sudah bertemu dg sang utusan …kita tunggu langkah SBY … apakah MAU mengikuti “nasehat” sang utusan atau berkehendak sendiri ….
- joerig: mengenai soeharto … betapa banyaknya yg menghujat, sampai semua keberhasilannya tidak berarti
- raja iblis: bila SBY mengikuti … maka mulai 2008 … indonesia akan bangkit …
- joerig: knp utusan tsb tidak menggantikan sby
- raja iblis: itu rahasia tuhan …
- joerig: ah … rahasia tuhan …
- raja iblis: oke boss … udahan dulu … saya harus membuka pintu langit …
- raja iblis: sebentar lagi khotib akan membacakan khotbahnya ..
- joerig: sampaikan salamku kepada-Nya … selamat menikmati sidang jum’at
- raja iblis: semoga nasehat tuhan .. “terdengar” oleh sang khotib sehingga mereka tidak menyampaikan nasehat berdasarkan hawa nafsu …
- joerig: amin
- raja iblis: salam mu telah sampai … ada sedikit nasehat balasan dari sang kuasa … santunilah anak yatim … pergunakan malam mu untuk selalu memuji kebesarannya …
- joerig: bukan hanya anak yatim yg membutuhkan
- raja iblis: betul .. namun anak yatim harus diutamakan … karena perintah menyantuni anak yatim adalah pondasi agama .. jadi .. bukan “individu” anak yatimnya namun PERINTAH untuk menyantuni anak yatim itu yg terpenting … sehingga infaq yg laen akan berfungsi …
- raja iblis: mereka yg enggan menyantuni anak yatim termasuk pendusta agama, maka celakalah sholatnya … artinya sholatnya belum berfungsi .. sehingga mereka tidak tercegah dari perbuatan keji dan munkar … andai .. mereka menyantuni anak yatim. maka sholatnya akan berfungsi ,,, dan tercegahlah mereka dari perbuatan keji dan munkar …
- joerig: … yup, perintah tidak bisa disanggah … hanya saja kata “yatim” begitu menyinggung gender … *hanya pendapatku aja*
- raja iblis: terserah … kalo ingin memainkan rasa manusia … tak akan pernah bisa nyambung dg yg punya rasa … bersihkanlah hati ,,,
- joerig: jangan lupa … islam tidak mengajarkan anti-sosial
- raja iblis: hikmah menyantuni anak yatim adalah pro-sosial …
- joerig: sepakat !
- raja iblis: dan itu adalah makna bismillah …
- raja iblis: tak cukup kata sepakat … mereka yg sudah mendengar perintah namun enggan mengerjakan, maka tunggulah azab dari tuhannya … buktikanlah ucapan sepakat itu dengan pekerjaan nyata …
- joerig: yup … dan setiap individu wajib bertanggung-jawab atas perkataannya
- raja iblis: jelas …tanpa sadar … banyak manusia munafik … mereka sepakat hanya dilisan .. tapi enggan mengerjakan …
- raja iblis: makhluk yg telah ribuan tahun memuji kebesaran tuhan , hingga manusia meruntuhkan semua itu …
- raja iblis: undur diri dulu .. pintu langit akan segera digeser …
- joerig: silahkan … semoga kebahagiaan terwujud untuk kita semua
:::::::::::::::::::::::::::::
Menurutku, agak bikin penasaran juga mengenai seseorang yg disebut utusan Tuhan ini, apakah dia itu memang seorang savior/the choosen one/the avatar yg mampu menyelamatkan atau lebih tepatnya memperbaiki umat Islam sekarang dengan memulainya di Indonesia ? … Dan kenapa pula Tuhan memilih Indonesia daripada tanah arab yg disucikan –sebagian orang mencucikan bukan hanya karena ada tanah suci– ?
::::::
Aku posting ginian ngga ada maksud apa-apa kok … cuma saja perbincanganku dengan oom raib ini mengingatkanku pada perbincanganku dengan seorang rekan mengenai persiapan untuk kehadiran sang penyelamat bangsa … hmmmmm … dua buah perbincangan yg bisa dikatakan menarik, bisa juga dikatakan @#$%^!*&^ …
::::::::::::::::::::::::::::: mode ruwet : OFF :::::::::::::::::::::::::::::













36 comments
Comments feed for this article
Juli 28, 2007 pada 2:57 am
Luna Moonfang
…:::…
Juli 28, 2007 pada 3:31 am
Takodok!
Saya setuju bagian anak yatimnya. Tapi bagian utusan Tuhan, have no idea about it. Kalo memang ya, takutnya malah nanti ada yang mengagungkan utusan Tuhan sebagai individu dan berkesan pemujaan.
Atau istilah utusan Tuhan itu bermakna simbolik? Hmmm…
Juli 28, 2007 pada 5:34 am
cakmoki
hahaha, entah canda entah serius pembicaraan di atas … kali mau ada firqoh baru nih
Setelah wafatnya Rasulullah saw, selalu ada yang mengharap “utusan” dengan intonasi atau sebutan lain dan selalu ada orang yang menganggap ada “utusan” lagi
sang “utusan ciptaan” disembunyikan sementara, apa nunggu reaksi ya …
*nunggu yang empunya pendapat datang*
Juli 28, 2007 pada 5:41 am
caplang™
lagi ngomongin saya ya?
Juli 28, 2007 pada 5:43 am
cakmoki
ruwet Mode ON
Juli 28, 2007 pada 6:02 am
cakmoki
ruwet Mode OFF
*ahh gagal hetriks*
Juli 28, 2007 pada 6:20 am
nesia
Mengharap adanya utusan, penyelamat, ratu adil, something like that, adalah buah ketakutan manusia menghadapi kehidupan, menemui masa depan. Itu mestinya ngga perlu. Kita cukup kuat untuk derita sekuat apapun.
)
Lagi pula, apalah itu derita, apalah itu rasa, apalah itu kita. Bukan apa-apa. Jadi, just relax… Ahhhh….
Nyambung ngga sih, Teh?
Juli 28, 2007 pada 6:40 am
linkmedia
Kunjungi juga
http://software-komputer.blogspot.com
Situs tentang kumpulan Resep Ramuan Herbal untuk berbagai macam penyakit
Untuk Admin : boleh minta blogroll?
Juli 28, 2007 pada 6:53 am
xwoman
mungkin Imam Mahdi muncul di Indonesia…
wallahu`alam
Juli 28, 2007 pada 8:32 am
Mihael "D.B." Ellinsworth
Membicarakan kejadian turunnya Imam Mahdi ya…?
Atau membicarakan utusan ?
Meski jaman Soeharto penuh dengan pembungkaman Pers, saya kira jaman Soeharto itu paling berhasil…
Juli 28, 2007 pada 8:53 am
idham
ini becanda apa beneran yach soale jum’at kemaren ada khotib yg membahas banyak hal yg ngebahas berbagai sudut pandang tentang sejarah islam dan kaitannya dengan indonesia dan dengan sedikit shock di dalam hati bertanya apakah selama ini sudah terjadi konspirasi di bangsa ini
kekekekekek
ya hanya Tuhan yang tau atas segala kebenaran
Juli 28, 2007 pada 9:12 am
k'baca
utusan……….???
adakah orang itu seorang yg sangat berani membuat keputusan?
Soeharto sangat banyak SKep-nya, bahkan yg bernama INPRES itu seabreq-abreq…
hebatnya: sebelum KEPRES atau INPRES itu keluar UUnya sudah di SYAHkan oleh DPR!
[hm....., kita patut belajar dari Soeharto, memang!] bahkan dari Iblis dan joerig pun kita harus belajar……., membaca dengan hati + hati-hati
Juli 28, 2007 pada 9:46 am
rajaiblis
@cakmoki, @nesia
ntah apa yang dimaksud dengan imam mahdi, sang penebus dosa, juru selamat, atau apalah namanya … gak ngerti !
namun satu hal yg pasti, selalu ada sang utusan sebagai penyambung antara tuhan dengan hambanya. baca yaasin deh !
kalo soal manusia yg cukup kuat untuk menghadapi semua itu, yakinlah bahwa manusia tak akan pernah kuat. dan tuhan sudah memastikan hal itu. sesungguhnya manusia itu selalu dalam kerugian. dan manusia tak sanggup menanggung derita melainkan tuhan yg meringankan beban manusia.
sang utusan tidak sedang bersembunyi. dia bertindak dan berlaku sama seperti manusia kebanyakan. dalam kesehariaannya pun kurang lebih sama. dan memang, lebih mudah mengenal tanda2 kekuasaan tuhan.
@idham
saat pintu langit terbuka, maka manusia yg berjiwa bersih akan mampu menjadi penyambung lidah akan nasehat dari penguasa semesta. yg menerimanya pun akan mudah mencerna bila juga hatinya sedang bersih.
Juli 28, 2007 pada 10:21 am
rajaiblis
@Takodok!
utusan tetap utusan. dan utusan bukan tuhan. bahkan utusan menyampaikan pesan kepada manusia untuk taat dan patuh kepada tuhannya.
sungguh, tidak sekalipun sang utusan mengharap upah dan balasan dari manusia karena manusia tak akan pernah mampu membayarnya, meski harta mereka sedalam lautan setinggi gunung.
Juli 28, 2007 pada 10:46 am
antobilang
teh, nulis kata “tuhan” pake huruf t kapital…
ntar ada yang marah lho…
xixixiixixxi
Juli 28, 2007 pada 11:16 am
anas
Juli 28, 2007 pada 11:17 am
anas
wadow salah, hapus aja teh. Sang penerus ? Kita tunggu ja ya
Juli 28, 2007 pada 12:08 pm
safitri
Awesome! Bikin penasaran
Nice chat ya, teh?
Juli 28, 2007 pada 3:25 pm
almascatie
wait and see aja ah
*ga ruwet2*
Juli 28, 2007 pada 3:38 pm
sagung
Nabi Muhammad kan utusan terakhir.
” … yg mampu menyelamatkan atau lebih tepatnya memperbaiki umat Islam sekarang dengan memulainya di Indonesia… “.
Ada kyai-kyai, ulama’ulama, amir-amir, dll. Kita juga bisa, yang terpenting kan, dimulai dari diri sendiri, lalu keluarga, dst.
Kita nggak bisa merubah dunia kalo kita saja nggak bisa berubah.
Juli 28, 2007 pada 4:45 pm
mr lekig
salam kenal,
bingung mau komen apa, yang jelas, mari kita sama2 berdoa dan berbuat kebaikan untuk seluruh umat manusia tanpa membedakan Suku, Agama, Ras, atau pun Adat Istiadat… Salam damai..
Juli 28, 2007 pada 6:11 pm
mathematicse
Siapakah sang utusan itu? Siapa yang dulu memback-up Soeharto?
Juli 28, 2007 pada 7:20 pm
danalingga
wah gini kalo joerig dialog dengan iblis ya, apalagi rajanya.
Mungkin utusan inilah yang bakal menjadi nabinya agama sepakbola.
Juli 29, 2007 pada 1:03 am
cK
@ atas saya
promosi melulu nih
btw saya juga pernah dengar soal utusan itu tuh dari teman saya. tapi entahlah…agak meragukan… *mode bingung ON*
Juli 29, 2007 pada 3:42 am
Ma yang lagi seneng banggeeett!!
Ma langsung inget Dana nih begitu baca ini,,
*langsung teriakin Dana*
eh dia udah ada di sini,,
Juli 29, 2007 pada 4:05 am
danalingga
@Chika
namanya juga usahe mpok.
@Ma
inget apa dulu nih, inget mo nimpukin apa mo ntraktir?
@empunya artikel
yah saya setuju jika utusan memang selalu ada sebab Tuhan itu maha kasih toh. Tapi kalo saya malah melihat utusan itu ada banyak, entah kenapa?
*syarat biar nggak oot aja sih*
Juli 29, 2007 pada 6:59 am
cakmoki
@ rajaiblis,
Scroll, perasaan gak nulis soal “imam mahdi, juru selamat dan penebus dosa” … fokus dong om … fokus. *yg nulis itu bukan saya*
… ntar, … kalimat ini fi’il am’r kalo gak salah …
*silahkan renung ulang*
Trus kalo dah baca harus sama dengan sampeyan gitu ? … penafsiran bisa beda Om. Dan lagi selain runtutan takbir ayat, masih ada hasyiyahnya kan ?
Juli 29, 2007 pada 7:39 am
Ma yang lagi seneng banggeeett!!
@ Dana
bukaan,, bagian kalo ‘manusia ga bisa berhubungan langsung dengan Tuhannya’ itu lho,,
Juli 29, 2007 pada 9:30 am
Shelling Ford
2008? tau aja kalo saya bakal lulus akhir tahun ini
kenapa ga menggantikan SBY?
mungkin dia masih mumet sama skripsinya!
hooooooooo………
Juli 30, 2007 pada 1:28 am
rajaiblis
@cakmoki
… Setelah wafatnya Rasulullah saw, selalu ada yang mengharap “utusan” dengan intonasi atau sebutan lain dan selalu ada orang yang menganggap ada “utusan” lagi.
saya menganggap komen anda hampir sama dg @nesia, jadi saya gabungkan tanggapannya !
Juli 30, 2007 pada 4:08 am
toga
@Raja Iblis.
Gpp rada-rada berdebat ya, Raja… Sekadar menjaga putaran rpm otak ajah..
Kita memang siap untuk derita sekuat apapun. Kalau derita itu di atas kemampuan kita, kita pun sudah kehilangan rasa. Raja pikir, seekor cacing masih sempat punya perasaan apapun ketika digilas truk yang sedang mengangkut panser? Dia pasti lebih takut gigitan seekor semut api.
Derita dan kesedihan sering muncul karena kita merasa punya arti, punya signifikansi. Padahal apalah kita, apalah seisi bumi, apalah tata surya, hanya sebutir debu di keluasan padang jagat raya. Tapi kesannya, urusan Tuhan dari dulu kok kita-kita aja, repot-repot ngirim utusanlah, ngirim peringatanlah, trus buat dia murkalah…
Sesekali mari rileks menatap langit di malam hari. Seluruh bumi ini, hanya 1/112 dari massa alpha centuri, sebuah titik berkedip-kedip yang kita namai bintang itu.
Ngerasa sok penting banget kan kita di hadapan alam, di hadapan Tuhan…
Juli 31, 2007 pada 1:31 am
rajaiblis
oo iya …
urusan tuhan memang mengurusi anda-anda saja … makhluk yg bernama manusia hina dina yg tahu diri dan tak tahu diuntung !
tuhan sudah tetapkan anda sebagai pemimpin di semesta ini …
bahkan malaekat pun patuh dan tunduk kepada kalian manusia …
but … jangan pikir iblis pun akan tunduk kepada kekuasaan manusia …
nah, kalo anda sadar bahwa manusia merasa sok penting banget …
buktikan bahwa peran manusia itu memang penting di semesta ini !
jangan cuma berbuat sekehendak hati memperturutkan hawa nafsu lantas menyalahkan iblis sebagai dalang kerusakan …
sebab itu, tuhan hanya menuntut satu dari manusia … bersyukurlah …
syukurilah segala kemurahan. bersyukurlah dengan perbuatan bukan dengan kata2 meski kata-kata itu diulangi ratusan triliun kali hingga kering air mata !
Juli 31, 2007 pada 3:04 am
Luna Moonfang
@semua,
postingan ini ngga membahas ttg imam mahdi…
dan untuk interpretation dari perbincangan saya diatas … saya serahkan kepada anda masing-masing …
:::::::::::::: tambahan dari saya :::::::::::::::
saya ngga berpikir bahwa Tuhan hanya fokus mengurusi manusia aja, Tuhan sudah memberikan karunia besar kepada manusia, tinggal manusia-nya aja yg memilih cara memanfaatkan karunia tersebut, untuk kebaikan atau keburukan …
mengenai menyalahkan iblis …. hahahahaha …. manusia terlalu pintar untuk menyalahkan iblis, tapi seringkali kepintaran manusia itu bisa dengan mudah dikalahkan.
Juli 31, 2007 pada 3:35 am
rajaiblis
dan iblis pun tertawa …
wakkakkakkakaaaa …
Juli 31, 2007 pada 3:39 am
Luna Moonfang
@iblis,
dan iblis memang hanya bisa tertawa …
Agustus 3, 2007 pada 5:30 am
Saya Mungkin Selama Ini Musyrik « Sebuah Perjalanan
[...] pada akhirnya sayapun bisa menjadi orang yang menyaksikan. Adapun mungkin yang di sebut utusan di dialog joerig denga raja iblis adalah orang yang telah menyaksikan ini. Kalo dalam tradisi lain bisa juga di sebut mursyid, sat [...]