
Teman, apakah engkau pernah merasakan saat-saat yang begitu pedih hingga rasanya hampir tak tertahankan? Aku pernah, misalnya ketika
badai masalah datang bertubi-tubi seperti tiada hentinya dalam hidupku. Atau ketika kehilangan seseorang yang sangat aku cintai.
Pernahkah engkau juga merasakan kebahagiaan yang begitu menyenangkan hingga rasanya ingin meloncat-loncat kegirangan bak anak kecil yang mendapat mainan baru? Aku juga pernah mengalaminya, misalnya ketika orang yang aku kasihi menyatakan bahwa dia juga mencintaiku, peduli akan diriku, atau ketika berkat tak terhingga menghampiri diriku.
Tapi kemudian apa yang terjadi? Bukankah semua rasa, apakah itu duka yang paling pedih atau kebahagiaan yang paling membahagiakan sekalipun hanya sesaat kita rasakan, dan setelah itu hanya kenangan yang tersisa? … Yah, sesaat itu entah berapa lama, tapi tetap hanya sesaat. Untuk apa terlalu lekat pada masalah yang tak bisa kita selesaikan? Lebih baik
berusaha dan melakukan yang terbaik setelah itu lepaskan, biarkan Tuhan yang bekerja selanjutnya. Tak ada yang abadi di dunia ini.
Pesta yang paling meriah sekali pun pasti akan berlalu, demikian juga dengan badai yang paling ganas, lihatlah akhirnya hari akan kembali cerah. Semuanya pasti akan berlalu. Pada akhirnya hanyalah Tuhan yang abadi, hanya Dia yang hakiki.
Jadi untuk apa kita terlalu lekat pada satu hal, entah itu seseorang yang berarti dalam hidup kita, apa lagi benda materi, pekerjaan, kedudukan atau apa pun itu, kalau hanya sesaat saja kita nikmati? Lebih baik kita nikmati apa yang sekarang ada tanpa terlalu melekat padanya.
Nikmati kebahagiaan,nikmati pula masalah yang datang menjelang. Karena segala sesuatu yang datang dalam hidup kita, suka duka yang silih berganti, apa pun itu, tidak ada yang kebetulan. Tuhan sudah mempunyai rencana indah atas semuanya itu,yang hanya dimaksudkan-Nya untuk mendatangkan kebaikan bagi diri kita. Jika demikian adanya bukankah lebih baik kita mencari harta surgawi yang jelas tidak dapat dicuri dan tidak termakan oleh rayap?
:::::::::: diemail oleh dyan_sweety9621 ::::::::::













24 comments
Comments feed for this article
Juni 30, 2007 pada 2:05 am
jurig
…:::…
Juli 2, 2007 pada 3:14 am
bunda_nanay
meski kadangan manusia menurutku rasa memilikinya terlalu tinggi ..
menghak apa yang bukan haknya ..
merasa paling memiliki sesuatu yang sebenernya cuman titipan doang ..
tapi .. kupikir smua orang seperti itu .. (maksudnya aku!)
Mereka lupa .. masih ada Yang Maha Mengatur … (hik malu!)
SelAMaT atAs PelUncuranNya YanG Ke … CePe!!!!
Juli 2, 2007 pada 3:40 am
takodok gila!
Iya teteh, lagi2 postingannya ‘nendang’
Bedewei, beneran di-email dari temennya? Atau aseli made in teh Jurig? Nice gituh..
Juli 2, 2007 pada 6:54 am
g u s t |
aku juga sangat sedih kehilangan perempuan yang sangat ku cinta…
Juli 2, 2007 pada 5:55 pm
cakmoki
Selamat atas postingannya yang ke 100
Seperti 2 lagu lama ya …
” badai pasti berlalu … dst “, dan
” mari nikmati sayang, sisa hidup ini … dst “
Btw, beberapa postingan koq sendu ya
posting 101 dan berikutnya, gimana kalo ceria dan optimis ?
Juli 2, 2007 pada 5:58 pm
cakmoki
maaf, lupa link nama
Juli 3, 2007 pada 1:54 am
Lee Shan-in
Nikmati aja selagi bisa, dan hadapi yang akan datang.
Juli 3, 2007 pada 3:16 am
n0vri
ehm, ya begitulah hidup, teh…
saya juga pernah mengalami excitement yang luar biasa, tapi pada suatu titik kehidupan yang lain, saya pernah juga kehilangan seseorang yang sudah begitu dekat lebih dari sepuluh tahun lamanya. Sedih sih. Tapi seperti kata cakmoki “Bajaj pasti berlaaaluuu….”
keep happy, my friend. Live is soooo beautiful
Juli 3, 2007 pada 3:37 am
kangguru
nice teh
nikmati hidup biar lebih hidup
cemburu pada samudra yang menampung segala
cemburu pada sang ombak yang selalu bergerak
iwan fals
Juli 3, 2007 pada 6:27 am
joerig
@bunda nanay,
lupa sih ngga, mungkin sengaja lupa …
@juragan kodok,
nendang ? …
@gust|,
sangat sedih indeed.
@cak moki,
hehehehe … kita lihat aja nanti …
@lee shan in,
nikmati yg ada … kalo yg akan datang mah jangan dihadapi, kan belum datang …
@n0vri, kang guru,
hidup ini memang harus dinikmati …
Juli 3, 2007 pada 4:05 pm
Manhaj Salafi Membuka AIB Sesama Muslim « wak AbduLSomad
[...] ada di bloghosphere bener ga speling nya? yang dari barat, timur tengah, dari sumatera selatan, jawa barat dan juga ada wartawan [...]
Juli 4, 2007 pada 1:42 am
Suluh
hebat sudah yang ke seratus ya? selamat selamat
Juli 5, 2007 pada 5:58 am
chielicious
‘nikmati apa yang sekarang ada tanpa terlalu melekat padanya’
gimana caranya mba? biasanya kan orang yang sangat menikmati sesuatu hal bisa2 gak mau lepasin ..
Juli 5, 2007 pada 6:21 am
super_kecil
aih, si teteh ini keren pisan postingannya…
yup ga da yg abadi…
tapi knp kalo lg sedih sering lupa kalo sedih itu ntar juga ilang ya???
….”"….
Juli 5, 2007 pada 8:36 am
anas
Keseratus, hebat. Nimati saja. Setuju banget, walalu mungkin saat ini kita menderita tapi hal itu tak akan lama, pasti berujung dan segera usai.
Juli 5, 2007 pada 12:50 pm
deking
Hmmmm ya itu…
janganlah menyukai ataupun membenci sesuatu (seseorang) secara berlebihan
Juli 5, 2007 pada 3:18 pm
Hanum (matahari)
HAI…
salam…gimana kalau blognya dibukukan?
baca selengkapnya disini http://innovabook.blogspot.com/
selamat mencoba…
Juli 6, 2007 pada 3:44 am
Sezsy
hmmm…ya itu tergantung, teh..
banyak lho, orang yang cukup bahagia dengan kesenangan semu ini…
Juli 6, 2007 pada 9:32 am
nargis
yang abadi dan hakiki hanya ada disana.
disini, walau gempa segede apapun kita masih sempat ingat dan selamatkan anak istri. tapi disana semua akan dilupakan, saking panik, gelisah dan takut.
Juli 12, 2007 pada 4:05 am
jurig
@suluh,
tengkyu …
@chielicious, sezsy,
itulah mengapa kita harus belajar untuk bisa “menahan diri” …
@anas,
yup …
@deking,
sepakat! …
@hanum,
tengkyu …
@nargis,
berarti kita harus berusaha lebih keras supaya nanti di sana kita ngga panik, gelisah dan takut ..
Juli 12, 2007 pada 8:27 am
jurig
@superkecil,
betul sekali …
Juli 16, 2007 pada 5:03 pm
sikabayan
euh… yang inih teh ke100 yah… rajin… kalau ke100-100nyah mengingatkan kesanah… tentunyah bisa mengurangi kepanikan disanah nanti…
Juli 17, 2007 pada 2:15 am
Jurig Bageur
@sikabayan,
moga-moga …
Maret 17, 2009 pada 6:10 am
Ori'On
jg gtu u g’ blhminder n ptus asa itu perbuatan setan