
Didalam menjalin suatu hubungan, baik itu persahabatan, pacaran ataupun didalam berumah tangga pasti ada kalanya rasa cemburu itu ada dan datang dengan sendirinya baik itu dengan alasan ataupun tanpa alasan.
Ketika kita merasa cemburu maka hati kita akan terasa sakit karena merasa tersaingi ataupun merasa kehilangan akan org yg kita sayangi.
Ketika kita yg dicemburui maka kita akan merasa bahwa perhatian yg kita beri mungkin mulai kurang ataupun kita terlalu membanding2kan pasangan kita terhadap org lain.
Jika kita menanggapi rasa cemburu ini dengan egoisme yg tinggi maka hubungan itu tidak akan berjalan lama karena sudah menipisnya kepercayaan yg menjadi dasar dari suatu hubungan.
Bukannya cemburu itu tidak boleh, justru cemburu itu perlu karena itu menunjukan bahwa betapa cintanya kita kepada pasangan kita, asalkan cemburu itu berdasarkan rasa kasih sayang dan bukan berdasarkan atas rasa tidak percaya dan curiga yg berlebihan.
Didalam menjalin suatu hubungan adakalanya dimana kita akan menghadapi rintangan dan ujicoba yg membutuhkan pengorbanan serta kepercayaan yg tulus dari kedua belah pihak.
Jangan sekali2 utk mengkhianati melainkan kita harus menghargai dan menjaga kepercayaan yg telah diberikan oleh org yg kita kasihi, karena kepercayaan itu sangat tinggi nilainya dan tidak dapat dihargai dengan materi, hanya rasa sayang dan cinta kasih yg tulus yg dapat membalasnya.
Bagi teman2 yg sedang menjalin hubungan, baik itu sahabat ataupun kekasih semoga rasa cemburu tidak dijadikan rintangan dan halangan didalam berhubungan melainkan jadikanlah itu sebagai suatu pelajaran utk saling memberikan kepercayaan dan pembuktian rasa sayang dan cinta yg tulus kepada pasangan kita.
:::::::::: diemail oleh dyan_sweety9621 ::::::::::













12 comments
Comments feed for this article
Juni 25, 2007 pada 2:05 am
jurig
…:::…
Juni 25, 2007 pada 3:14 am
cK
mwahahahaha…untung saya orangnya nggak cemburuan
tapi khawatiranJuni 25, 2007 pada 4:42 am
nayla zahra
hmmm .. saya tuh orangnya cemburuan pisan..
tau ngatasinnya ga???
Juni 25, 2007 pada 9:32 am
bibien
saya ga tau saya termasuk type pencemburu atau tidak ya. Tapi setiap perasaan yang mengarah ke arah situ saya selalu berusaha menetralisir, ga mau terlalu dalam masuk dalam arena cemburu. Takut makan hati ( soalnya ga doyan teh botol ) he he he..
Juni 25, 2007 pada 1:58 pm
antobilang
saya cemburu karena saya tidak mau kehilangan dia, tapi ternyata cemburu jua yang membuat dia hilang dari sisi…
Juni 26, 2007 pada 3:52 am
suandana
Saya ndak cemburuan…
Juni 26, 2007 pada 9:45 am
mina
kalo isma sih agak susah, teh… @_@
apa saya suka cemburuan ya? sama teman terutama…..
iya sih, itu salah dan harus di perbaiki….duh, jadi sedih banget…
Juni 26, 2007 pada 4:01 pm
kampret nyasar!
Cemburu itu sah-sah aja kok.. asal jangan sampai membutakan …
Juni 27, 2007 pada 4:33 am
saya juga pake esia… « sezsy.. YUPH! that’s me
[...] yang baru jadian atw abis selingkuhan (kenapa selingkuh? (cemburu??)) dengan banyak wanita.. APAAA?? punya pacar yang selalu sibuk?? oohh…cinta sama [...]
Juni 27, 2007 pada 6:36 am
jurig
@cK,
beda ya ? …
@nayla,
hehehehe … aku juga ga tahu caranya …
@bibien,
kadang usaha penetralisiran itu malah jadi masalah yg baru …
@gust|away,
saya bisa abu-abu … tergantung dari sisi mana saya dilihat …
@anto,
serba salah ya …
@suandana,
selamat …
@mina,
semangat! …
@kampret,
kalo udah cemburu kadang ga bisa ngerem …
Agustus 3, 2007 pada 7:37 am
gies
cemburuan itu kadang emang perlu ya teh, tapi ya itu kadang saya juga gk tahu kapan ngeremnya, hihihi
Agustus 3, 2007 pada 7:43 am
Luna Moonfang
@gies,
yup … cemburu kadang diperlukan … cuma ngeremnya emang susah banget