Artikel ini adalah sambungan dari artikel yang berjudul “Apa Hak Kita ? …” …
::::::::::
Beruntunglah orang yang mempunyai persepsi yang semestina terhadap Tuhan, mengakui kebodohan dirinya, keminiman ilmunya, kekurangan dirinya, keterbatasan haknya dan tindakannya yang aniaya. Kalau pun Tuhan menghukumnya karena dosa-dosanya, dia menyadari hal itu sebagai wujud keadilan-Nya, dan jika Tuhan tidak menghukumnya, maka dia melihat hal itu sebagai wujud karunia-Nya. Jika dia mengerjakan suatu kebaikan, maka dai melihatnya sebagai anugerah dari Tuhan yang dilimpahkan kepadanya. Jika Dia menerimanya, maka itu merupakan anugerah yang kedua kalinya, dan jika Dia menolak, karena yang demikian itu seakan tidak layak bagi-Nya. Jika dia mengerjakan keburukan, maka dia melihatnya sebagai penelantaran Tuhan terhadap dirinya dan tidak adanya penjagaan Tuhan terhadap dirinya. Itu pun tetap merupakan cermin keadilan-Nya. Dengan begitu dia bisa melihat bahwa dirinya memang benar-benar membutuhkan Tuhan, karena dia telah berbuat aniaya terhadap diri sendiri. Kalau pun keburukan itu diampuni, maka itu semata berkat kebaikan dan kemurahan Tuhan.
Di sini ada inti masalah dan rahasianya, bahwa tidak ada yang dapat melihat Tuhan-nya kecuali orang yang berbuat kebaikan, dan tidak ada yang dapat melihat diri sendiri kecuali orang yang berbuat buruk, yang mengabaikan atau berbuat kelewat batas. Orang yang pertama melihat apa yang membuatnya senang berasal dari karunia Tuhan dan kebaikan-Nya, dan dia melihat apa yang membuatnya tidak senang, karena berasal dari dosa-dosanya dan itu merupakan keadilan Tuhan.
::::::::::













19 comments
Comments feed for this article
Juni 7, 2007 pada 6:53 am
Apa hak kita ? … « Jurig Incorporated
[...] artikel ini bisa dibaca di sini! [...]
Juni 7, 2007 pada 7:00 am
cK
iya iya *ngangguk ngangguk*
Juni 7, 2007 pada 7:15 am
cakmoki
Jadi deg-degan Teh. Merinding …
Juni 7, 2007 pada 10:03 am
Evy
Quota “tidak ada yang dapat melihat diri sendiri kecuali orang yang berbuat buruk, yang mengabaikan atau berbuat kelewat batas”
lhaaa biasanya gajah bengkak dan hamil di entup tawon di pelupuk mata ga kliatan teh….bisanya nyalain semut di sebrang lautan
Juni 7, 2007 pada 10:15 am
kurtubi
“tidak ada yang dapat melihat Tuhan-nya kecuali orang yang berbuat kebaikan, dan tidak ada yang dapat melihat diri sendiri kecuali orang yang berbuat buruk, yang mengabaikan atau berbuat kelewat batas…”
bener cakMoki, deg2qan aku juga duuh Gusti…
Juni 7, 2007 pada 10:54 am
telmark
posting yg “dalam”.
Juni 7, 2007 pada 10:56 am
Kang Kombor
Aku melok dr. Hasmoko dan Gus Kurt. Aku belum dapat melihat Tuhanku walaupun aku sudah dapat merasakan kuasaNYA.
Juni 7, 2007 pada 11:38 am
destiutami
Aduh, saya belum bisa begitu teh…
Juni 7, 2007 pada 1:43 pm
Master Li
….. *merinding*
Juni 7, 2007 pada 1:49 pm
anas
Dalem banget. cuma bisa ngangguk, sama setuju dengan cakmoki dan kang kombor.
Juni 7, 2007 pada 4:17 pm
peyek
Ehmmm …
keadilan Tuhan, gimana seandainya kita berbuat jahat dan Tuhan membalas ke keluarga kita bukan pada diri kita yg melakukannya?
tambah merinding teh!
Juni 8, 2007 pada 2:41 am
jurig
@bu Evy,
fenomena yg aneh tapi kerap sekali terjadi ..
@semua,
pada dasarnya kita semua mengetahui ttg hal2 yg berkesan “sepele” tersebut, tapi sering kali rasa ke-aku-an kita menghalangi untuk mempraktekan semua hal “sepele” tersebut …
terima kasih kpd rekan-rekan sesama BLoggerINDonesia yg telah berbagi ilmu dan pengalaman, sehingga membuat saya selalu ingin berusaha memperbaiki hidup saya menjadi lebih indah untuk dinikmati …
Juni 8, 2007 pada 3:43 am
Suluh
Ngikut master li…
M-E-R-I-N-D-I-N-G
Juni 8, 2007 pada 6:21 am
Dee
mak serrrr
Juni 8, 2007 pada 9:07 am
chielicious
orang yang berbuat buruk kayaknya lebih sering gak tau diri deh -_- heheh ..ngerasa gini sayah =3
Juni 8, 2007 pada 9:53 pm
cakmoki
@ Kang Kombor,
Hatmoko, nuwun sewu bukan s, soale kalo s berdarah dingin, hahaha
Juni 16, 2007 pada 3:16 am
Death Berry Ille-Bellisima
…….
Seram bahasanya.
Juni 17, 2007 pada 3:35 am
Suluh
lho kok muncul diatas lagi????
Juni 18, 2007 pada 8:56 pm
whitegun
It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives !!!
Ini kalimat yang paling aku suka dari semua post ini, emang bener semua ini karena aku dah pernah ngerasainnya. sekalian mau berpesan: don’t you feel very happy with all you’ve got, because you will feel it really fast away from you when you loose it right at the time.