<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Stress Psikologis Dan Kematian</title>
	<atom:link href="http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/</link>
	<description>Blog Aing ... Kumaha Aing ...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Dec 2009 02:12:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: wokwok</title>
		<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9323</link>
		<dc:creator>wokwok</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 12:56:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9323</guid>
		<description>berbagi pengalaman tentang ego yang semakin besar tanpa disadari.dan karenanya menjadi strees.

jangan memberinya baik masa lalu ataupun masa depan.
mendiami tubuh anda sepenuhnya.hal ini akan membuat anda
berlabuh di waktu sekarang.
membiarkannya seperti itu.
membiarkan kejadian di masa kini ada.
hal ini akan membawa anda berada di luar batas pikiran dng segala pola
penolakannya.yang menciptakan kutub positif dan kutub negatif.
hidup adalah momen ini.

apakah keberadaan seperti apa yg anda pikirkan?
bukan.  bukan.  .keberadaan bukan seperti apa yang anda pikirkan.

geus cageur? lieur keneh?....SARUA.

buku karangan eckhart tolle.the power of now.terbitan dahara prize.

terima kasih.flower city, 30 juni 2009.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>berbagi pengalaman tentang ego yang semakin besar tanpa disadari.dan karenanya menjadi strees.</p>
<p>jangan memberinya baik masa lalu ataupun masa depan.<br />
mendiami tubuh anda sepenuhnya.hal ini akan membuat anda<br />
berlabuh di waktu sekarang.<br />
membiarkannya seperti itu.<br />
membiarkan kejadian di masa kini ada.<br />
hal ini akan membawa anda berada di luar batas pikiran dng segala pola<br />
penolakannya.yang menciptakan kutub positif dan kutub negatif.<br />
hidup adalah momen ini.</p>
<p>apakah keberadaan seperti apa yg anda pikirkan?<br />
bukan.  bukan.  .keberadaan bukan seperti apa yang anda pikirkan.</p>
<p>geus cageur? lieur keneh?&#8230;.SARUA.</p>
<p>buku karangan eckhart tolle.the power of now.terbitan dahara prize.</p>
<p>terima kasih.flower city, 30 juni 2009.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: stiawan</title>
		<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9268</link>
		<dc:creator>stiawan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 08:14:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9268</guid>
		<description>hidup adlah perjuangan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hidup adlah perjuangan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ryantie</title>
		<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9252</link>
		<dc:creator>ryantie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 14:01:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9252</guid>
		<description>Live is live, nothing color on our live if we think live just live!!
seperti inikah k ita hidup?? pasti kita berfikir seperti itu saat kita in down, 
we think nothing kindness on our ives, but we forget if we still have hod to our live, to help us.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Live is live, nothing color on our live if we think live just live!!<br />
seperti inikah k ita hidup?? pasti kita berfikir seperti itu saat kita in down,<br />
we think nothing kindness on our ives, but we forget if we still have hod to our live, to help us.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ryantie</title>
		<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9251</link>
		<dc:creator>ryantie</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 14:00:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9251</guid>
		<description>Live is live, nothing colr on our live if we think live just live!!
seperti inikah k ita hidup?? pasti kita berfikir seperti itu saat kita in down, 
we think nothing kindness on our ives, but we forget if we still have hod to our live, to help us.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Live is live, nothing colr on our live if we think live just live!!<br />
seperti inikah k ita hidup?? pasti kita berfikir seperti itu saat kita in down,<br />
we think nothing kindness on our ives, but we forget if we still have hod to our live, to help us.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Dede Farhan Aulawi</title>
		<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9168</link>
		<dc:creator>Dede Farhan Aulawi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 09:22:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-9168</guid>
		<description>Titik Kematian
Oleh : Dede Farhan Aulawi

Sahabat...
Tataplah tanah pekuburan yang berada di sekitar kita
Itulah istana terindah yang kita miliki
Itulah kasur terakhir yang kan kita nikmati
Itulah tempat pasti yang kan kita huni
Sudah siapkah kita untuk menghuninya ?
Siap atau tidak siap ..,pasti kita kan menghuninya

Mungkin kita merasa belum mem-booking kavling disana
Tapi itulah keadilan Tuhan...
...bahwa otomatis setiap kita sudah mem-booking-nya
Bebas uang muka...
Tidak ada cicilan jangka panjang...
Tanpa sertifikat kepemilikan...
Tapi nama kita dipastika ada dalam daftar tunggu

Sahabat ...
Saat ini hakikatnya kita sedang menunggu panggilan
...panggilan kematian tuk menghadap Sang Khalik
Dan dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatan dan ucapan
Di Mahkamah Rabbi seperti itulah kita pasti kan peroleh keadilan
Meski tanpa pembela dan tekanan massa
Dan tanpa mengeluarkan uang se-rupiah-pun
Kita kan tetap peroleh keadilan

Sahabat...
Ku tatap liang lahat untuk kita sudah mulai terbuka
Gundukan tanah merah siap mengurug kita
Papan nisan sedang dipahat bertuliskan nama kita
Semua tinggal menunggu panggilan
Esok...lusa...hanya soal waktu
Sakit...kecelakaan...usia...hanya soal metoda
Di rumah...kantor...klinik...hanya soal tempat
Kita tidak bisa memilihnya...
...karena itu soal rahasia Illahi

Sahabat...
Sesungguhnya hidup tidak diukur dalam satuan waktu
Usia bukanlah tolok ukur utama
Kekayaan tidak bisa dijadikan alat negosiasi
Jabatan tidak bisa digunakan alat untuk menekan
Pengalaman tidak bisa dijadikan argumen
...akhirnya semua kan bermuara pada titik kematian

Tahun lalu saudara kita...
Bulan lalu tetangga kita...
Minggu lalu sahabat kita...
Esok atau lusa mungkin giliran kita
Ntah apa bekal kehidupan yang tlah kita siapkan tuk disana
Tanyakan pada nurani yang jujur...dan terdalam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Titik Kematian<br />
Oleh : Dede Farhan Aulawi</p>
<p>Sahabat&#8230;<br />
Tataplah tanah pekuburan yang berada di sekitar kita<br />
Itulah istana terindah yang kita miliki<br />
Itulah kasur terakhir yang kan kita nikmati<br />
Itulah tempat pasti yang kan kita huni<br />
Sudah siapkah kita untuk menghuninya ?<br />
Siap atau tidak siap ..,pasti kita kan menghuninya</p>
<p>Mungkin kita merasa belum mem-booking kavling disana<br />
Tapi itulah keadilan Tuhan&#8230;<br />
&#8230;bahwa otomatis setiap kita sudah mem-booking-nya<br />
Bebas uang muka&#8230;<br />
Tidak ada cicilan jangka panjang&#8230;<br />
Tanpa sertifikat kepemilikan&#8230;<br />
Tapi nama kita dipastika ada dalam daftar tunggu</p>
<p>Sahabat &#8230;<br />
Saat ini hakikatnya kita sedang menunggu panggilan<br />
&#8230;panggilan kematian tuk menghadap Sang Khalik<br />
Dan dimintai pertanggungjawaban atas segala perbuatan dan ucapan<br />
Di Mahkamah Rabbi seperti itulah kita pasti kan peroleh keadilan<br />
Meski tanpa pembela dan tekanan massa<br />
Dan tanpa mengeluarkan uang se-rupiah-pun<br />
Kita kan tetap peroleh keadilan</p>
<p>Sahabat&#8230;<br />
Ku tatap liang lahat untuk kita sudah mulai terbuka<br />
Gundukan tanah merah siap mengurug kita<br />
Papan nisan sedang dipahat bertuliskan nama kita<br />
Semua tinggal menunggu panggilan<br />
Esok&#8230;lusa&#8230;hanya soal waktu<br />
Sakit&#8230;kecelakaan&#8230;usia&#8230;hanya soal metoda<br />
Di rumah&#8230;kantor&#8230;klinik&#8230;hanya soal tempat<br />
Kita tidak bisa memilihnya&#8230;<br />
&#8230;karena itu soal rahasia Illahi</p>
<p>Sahabat&#8230;<br />
Sesungguhnya hidup tidak diukur dalam satuan waktu<br />
Usia bukanlah tolok ukur utama<br />
Kekayaan tidak bisa dijadikan alat negosiasi<br />
Jabatan tidak bisa digunakan alat untuk menekan<br />
Pengalaman tidak bisa dijadikan argumen<br />
&#8230;akhirnya semua kan bermuara pada titik kematian</p>
<p>Tahun lalu saudara kita&#8230;<br />
Bulan lalu tetangga kita&#8230;<br />
Minggu lalu sahabat kita&#8230;<br />
Esok atau lusa mungkin giliran kita<br />
Ntah apa bekal kehidupan yang tlah kita siapkan tuk disana<br />
Tanyakan pada nurani yang jujur&#8230;dan terdalam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Evy</title>
		<link>http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-17</link>
		<dc:creator>Evy</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2007 21:18:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://joerig.wordpress.com/2007/03/31/stress-psikologis-dan-kematian/#comment-17</guid>
		<description>Iya neeh akhir2nya ini kematian banyak menimpa usia STW spt aku ini, banyak temen meninggal mungkn stress di kator dan di rumah, di bawa golf atau tenis, exited sm pengen menang menyebabkan adrenalin tinggi di tambah anaerob infrak deh..., ya artinya hidup ini santai ajalah dinikmati setiap detik yg kita miliki, mati itu pasti, tapi ga usah di percepat...sing penting usaha jaga kesehatan lahir bathin gitu ya teh?

&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;

&lt;em&gt;betul sekali bu ... 

&quot;the worst mistake that ever made by humankind is surviving&quot; ... jadi hidup itu jangan dipertahankan ... tapi dinikmati ....&lt;/em&gt; :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Iya neeh akhir2nya ini kematian banyak menimpa usia STW spt aku ini, banyak temen meninggal mungkn stress di kator dan di rumah, di bawa golf atau tenis, exited sm pengen menang menyebabkan adrenalin tinggi di tambah anaerob infrak deh&#8230;, ya artinya hidup ini santai ajalah dinikmati setiap detik yg kita miliki, mati itu pasti, tapi ga usah di percepat&#8230;sing penting usaha jaga kesehatan lahir bathin gitu ya teh?</p>
<p>&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;&gt;</p>
<p><em>betul sekali bu &#8230; </p>
<p>&#8220;the worst mistake that ever made by humankind is surviving&#8221; &#8230; jadi hidup itu jangan dipertahankan &#8230; tapi dinikmati &#8230;.</em> <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
